Kenapa Air Sumur Bor Tetap Perlu Kamu Saring?
Air dari sumur bor memang sering tampak jernih, tetapi tampilan tersebut tidak selalu menjamin kebersihannya. Banyak kasus di mana air sumur terlihat baik, namun justru mengandung zat berbahaya. Jika kamu mencium aroma besi, melihat warna air kekuningan, atau menemukan kerak di peralatan rumah tangga, itu tandanya air perlu disaring.
Dengan filter yang sesuai, kamu bisa mengatasi masalah partikel halus, bau menyengat, serta gangguan kualitas air lainnya. Jangan hanya mengandalkan kejernihan visual! Pastikan juga bahwa air di rumahmu aman dari kandungan logam berat, bakteri, maupun zat kimia yang merugikan.

Cara Kerja Filter Air Sumur Bor dalam Menjernihkan Air
Filter air sumur bor bekerja dengan sistem berlapis. Pertama, air masuk ke lapisan pasir silika yang menyaring kotoran kasar seperti lumpur dan pasir. Lapisan ini berfungsi sebagai penyaring awal agar partikel besar tidak lolos.
Setelah itu, air mengalir ke media karbon aktif. Bagian ini membantu menghilangkan bau tak sedap dan rasa aneh. Kalau air di rumahmu mengandung zat besi atau mangan, kamu bisa menambahkan media zeolit agar logam-logam tersebut ikut tersaring.
Setiap lapisan dalam filter menjalankan peran penting. Dengan menyusun filter secara bertahap, kamu bisa memperoleh air yang lebih bersih, tidak berbau, dan nyaman digunakan setiap hari.
Apa yang Membuat Harga Filter Air Sumur Bor Berbeda-beda?
Beberapa hal langsung memengaruhi harga filter air. Pertama, kondisi air di rumahmu menjadi faktor penentu. Semakin tinggi kadar logam atau kekeruhan air, semakin kompleks jenis filter yang kamu perlukan.
Kedua, kamu perlu memperhatikan kapasitas penggunaan air setiap hari. Kalau kebutuhan air cukup besar, kamu membutuhkan filter dengan volume lebih tinggi agar tidak perlu sering mengganti atau membersihkan. Selain itu, bahan tabung filter juga memainkan peran penting. Tabung stainless steel biasanya lebih mahal, tetapi daya tahannya jauh lebih kuat dibanding plastik.
Kamu juga bisa mempertimbangkan fitur tambahan. Misalnya, sistem pencucian otomatis bisa memudahkan perawatan, walaupun fitur ini akan menambah biaya. Makin lengkap spesifikasinya, makin tinggi pula harga filternya.
Kisaran Harga Filter Air Sumur Bor
Kamu bisa mulai menghitung anggaran dengan melihat jenis filter yang tersedia di pasaran. Untuk kebutuhan ringan, filter sederhana biasanya dibanderol mulai dari Rp500 ribuan. Kalau air mengandung logam ringan, kamu bisa memilih filter dengan media tambahan, yang harganya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta.
Untuk rumah dengan kebutuhan lebih besar, filter multi media yang lebih kompleks biasanya dijual dalam kisaran Rp5 juta hingga Rp10 juta. Sementara itu, sistem Reverse Osmosis (RO) khusus untuk air minum bisa menembus harga Rp10 juta, tergantung dari kapasitas dan kualitas media yang digunakan.
Lokasi pembelian, merek filter, dan jasa pemasangan juga turut memengaruhi harga akhir yang harus kamu bayarkan.
Contoh Rincian Harga di Pasaran
Agar kamu lebih mudah memperkirakan biaya, berikut ini contoh kisaran harga berdasarkan tipe filter:
- Filter dasar untuk rumah tangga kecil: Rp500 ribu – Rp1,5 juta
- Filter dengan media zat besi: Rp2 juta – Rp5 juta
- Filter multi media kapasitas besar: Rp5 juta – Rp10 juta
- Filter RO untuk air minum: Rp10 juta ke atas
Harga ini bisa berubah tergantung lokasi kamu tinggal dan toko tempat kamu membeli filter tersebut.
Biaya Tambahan yang Harus Kamu Perhitungkan
Kamu tidak bisa hanya mengandalkan harga unit filter saja. Biaya lain seperti pemasangan dan perawatan juga wajib masuk dalam perencanaan. Kalau kamu memilih filter bertekanan, kamu biasanya membutuhkan bantuan teknisi agar instalasi berjalan aman dan benar.
Selain itu, kamu perlu membersihkan filter setidaknya sekali sebulan. Media penyaring seperti karbon aktif atau zeolit juga harus kamu ganti setiap enam sampai dua belas bulan, tergantung kondisi air di rumah. Perhitungan yang cermat sejak awal akan menghindarkan kamu dari pengeluaran tak terduga di kemudian hari.
Tips Memilih Filter Air Sumur Bor yang Tepat
Sebelum membeli, kamu perlu memeriksa karakteristik air sumur di rumahmu. Kalau air hanya sedikit keruh tanpa bau, filter standar bisa jadi sudah cukup. Namun, kalau air cenderung berwarna kekuningan atau mengandung logam, kamu butuh filter dengan media tambahan.
Setelah itu, perkirakan kebutuhan air untuk rumah tanggamu. Kalau rumahmu dihuni banyak orang, sebaiknya kamu memilih filter berkapasitas besar agar pemakaian lebih efisien. Jangan lupa mempertimbangkan ketersediaan media pengganti di pasaran. Filter dengan media yang mudah ditemukan akan menghemat waktu dan biaya perawatan.
Kalau kamu menginginkan solusi jangka panjang, pilih filter dengan tabung stainless steel. Walaupun harganya lebih tinggi, kamu akan mendapatkan durabilitas yang lebih baik dan pemakaian yang tahan lama.
Kesimpulan: Pilih Filter Sesuai Kondisi dan Kebutuhan
Harga filter air sumur bor sangat tergantung pada kualitas air, volume kebutuhan harian, jenis media penyaring, serta fitur yang tersedia. Jangan tergoda dengan harga murah jika air di rumahmu mengandung banyak logam atau zat berbahaya.
Dengan mengukur kebutuhan dan memahami kondisi air sejak awal, kamu bisa memilih filter yang tepat tanpa menimbulkan beban biaya di kemudian hari. Maka dari itu, pastikan kamu mengenali kebutuhan air di rumah dan memilih filter berdasarkan data yang jelas, bukan sekadar harga.
Butuh Bantuan Memilih Filter Air Sumur Bor yang Tepat?
Jika kamu mencari filter air sumur bor yang cocok untuk rumah, tim Klik Konstruksi siap membantu. Kami akan membimbing kamu mulai dari pengecekan kondisi air, pemilihan jenis filter, hingga pemasangan yang aman dan rapi.
Ingin kualitas air di rumah jadi lebih jernih dan sehat? Konsultasikan kebutuhanmu secara gratis melalui WhatsApp atau Instagram kami sekarang juga!
Bersama tim Klik Konstruksi, memilih filter air sumur tidak lagi bikin bingung! semuanya bisa disesuaikan dengan kondisi air, kapasitas rumah, dan anggaran yang kamu punya.
Hubungi kami sekarang dan wujudkan air bersih terbaik untuk keluargamu!




